Ingin Tau Sejarah Pasar Modal Indonesia ?

Sejarah Pasar Modal Indonesia

Apakah kamu tahu sejarah Pasar Modal Indonesia? Jadi, setiap tanggal 3 Juni telah ditetapkan sebagai Hari Pasar Modal Indonesia. Nah, dimana di Indonesia sendiri pasar modal telah ada sejak masa penjajahan Belanda, lho. Namun karena adanya beberapa hal mulai dari Perang Dunia I dan II hingga adanya perpindahan kekuasaan menyebabkan pasar modal sempat vakum.

Kemudian, pada 3 Juni 1952 tepat pada kepempimpinan Presiden Soekarno, Bursa Efek Jakarta atau yang dikenal dengan Bursa Efek Indonesia dibuka kembali dengan nama Perserikatan Perdagangan Uang dan Efek, dimana bank negara, bank swasta dan para piala efek menjadi anggotanya.

Bila dihitung Bursa Efek Indonesia sudah ada selama 68 tahun di tanggal 3 Juni 2020 ini. Ternyata sudah lama bukan? Tapi apakah kamu tahu bagaimana perkembangannya di Indonesia? Bila belum maka artike ini akan membahas dengan lengkap bagaimana sejarah pasar modal Indonesia, yuk simak ulasan berikut ini!

Apa itu Pasar Modal?

Sejarah Pasar Modal Indonesia

Jadi sebelum membahas mengenai sejarahnya, baiknya kamu ketahui dulu apa itu pasar modal. Menurut Undang-Undang Pasal Modal No. 8 Tahun 1995 pasar modal adalah kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum, perdagangan efek, perusahaan publik serta lembaga dan profesinya.

Tidak hanya itu saja, pasar modal juga bisa bertindak sebagai penghubung antara investor yang mengharapkan keuntungan di masa depan dengan perusahaan ataupun institusi pemerintah, dimana hal ini dilakukan melalui instrumen perdagang jangka panjang misalnya saham, obligasi, valuta asing dan lainnya.

Sementara menurut IDX, pasar modal merupakan pasar untuk berbagai instrument keuangan jangka panjang yang dapat diperjualbelikan.

Dan ada beberapa produk keuangan yang diperjualbelikan di pasar modal Indonesia, apa sajakah itu? Berikut antara lain :

Bagaimana? Apakah kamu sudah memahami apa itu pasar modal sekarang?

Sejarah Pasar Modal Indonesia?

Sejarah Pasar Modal Indonesia

Setelah mengetahui defenisi pasar modal, selanjutnya akan dibahas bagaimana sejarah pasar modal Indonesia. Jika dilihat dari data IDX, pasar modal Indonesia sudah ada sejak tahun 1012 di Batavia atau yang dikenal sekarang dengan sebutan Jakarta.

Pendiri pasar modal saat itu merupakan pemerintah Hindia Belanda yang merupakan kongsi dagang pada saat itu. Bila dilihat dari jejak historisnya, maka sejarah pasar modal Indonesia dibagai atas berikut ini :

Masa kolonial

Menurut IDX, pasar modal berdiri pada tahun 1912, namun ada tulisan dari salah satu buku “Effectengids” yang dirilis pada tahun 1939 oleh Vereniging voor den Effectenandel, dimana pada tahun 1880 transaksi efek sudah terjadi, akan tetapi hal ini dilakukan tanpa adanya organisasi resmi yang menyebabkan cacatan transaksi tersebut menjadi tidak lengkap. Kemudian, pada tahun 1878 terbentuk sebuah perusahaan yaitu Dunlop & Koff atau PT. Perdanas untuk perdagangan komunitas dan sekuritas.

Lalu, pada tahun 1892 perusahaan perkebunan Cultuur Maatschappij Goalpara di Batavia mengeluarkan prospektus penjualan sejumlah 400 saham, dimana saham diberikan seharga 500 gulden. Setelah itu, pada tahun 1896 harian Het Centrum dari Djojacarta mengeluarkan prospektus penjualan saham sebesar 150 ribu gulden, dimana per saham diberi harga 100 gulden.

Akan tetapi, tidak ada data pasti mengenai apakah saham tersebut dapat diperjualbelikkan ataupun tidak, namun saham yang dapat diperjualbelikkan merupakan saham yang terdaftar pada bursa amsterdam yang dapat dibeli para investor di Batavia, Surabaya dan Semarang.

Bermula saat bursa ini melakukan jual beli dan obligasi perusahaan maupun perkebunan Beladan yang ada di Indonesia, sehingga obligasi tersebut diterbitkan oleh pemerintah dan sertifikat saham perusahaan Amerika yang diterbitkan oleh kantor administrasi yang ada di negeri Belanda dan efek perusahaan Belanda lainnya.

Masa Perang Dunia

Pada masa perang dunia I tepat di tahun 1914 sampai dengan 1018, Bursa Efek di batavia sempat mengalami vacum untuk sementara. Dimana pada saat itu, pasar modal sudah cukup banyak menarik perhatian orang.

Dan dari kejadian tersebut, dibentuklah dua bursa baru di Indonesia yaitu Bursa Efek Surabaya yang dilantik pada 11 Januari 1925 dan Bursa Efek Semarang di tahun 1 Agustus 1925. Namun, ketika perang dunia ke-2, sayangnya kedua bursa efek tersebut terpaksa tutup di tahun 1942.

Masa Order Baru

Kemudian, adanya masa order baru dimana Soeharto menjabat sebagai pemimpin Indonesia, perekonomian perlahan mengalami kemajuan. Lalu, pada tahun 1977 bursa efek kembali dibuka, dan ditandai oleh emiten pertama yaitu PT Semen Cibinong yang dibuka untuk publik.

Namun karena perdagangan efek di pasar modal di saat itu dinilai kurang maksimal hingga pada tahun 1989, maka dibentuklah kebijakan Paket Desember 1987, dimana kebijakan ini sangat membantu perusahaan membuka penawaran umum dan membuka jalan pada investor asing untuk bermodal di Indonesia. Maka dari itu, dengan adanya kebijakan ini akhirnya pasar modal di Indonesia sudah mulai bangkit.

Itu dia penjelasan mengenai sejarah pasar modal Indonesia. Sudah tahu bukan bagaimana mula perkembangannya? Ternyata pasar modal sudah ada di Indonesia jauh sebelum merdeka, lho. Menarik bukan?

Jadi, apakah kamu tertarik untuk mencoba investasi saham saat ini? Untuk kamu yang ingin mengetahui lebih banyak mengenai saham, bisa kunjungi juniorsaham.com dan lihat ada banyak artikel yang membantumu mengetahui secara lengkap bagaimana memulai untuk berinvestasi saham. Tentunya ada banyak keuntungan yang kamu dapatkan jika dimulai sejak sekarang.

Baca juga : Milenial : 5 Alasan Investasi Sejak Usia Muda Itu Penting

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post comment