Be Careful! 7 Kesalahan Investor Saham Pemula Berakibat Fatal

7 Kesalahan Investor Saham Pemula

Semakin kesini, sudah semakin banyak orang yang melek investasi. Artinya, kita sudah mulai paham bahwa berinvestasi adalah hal yang penting dilakukan sedini mungkin agar tujuan finansial kita di masa depan bisa tercapai. Tetapi sebelum itu Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa saja kesalahan investor saham pemula yang sering dilakukan, untuk menghindarkan Anda jatuh ke lobang yang sama.

Baca juga : Ikuti Tahapannya ! Cara Memulai Investasi Saham [Terlengkap]

Agar Anda terhindar kesalahan yang sering dibuat oleh investor pemula, berikut kami uraikan tujuh kesalahan fatal investor pemula dan bagaimana tips agar terhindar dari kesalahan investor saham pemula dalam berinvestasi.

7 Kesalahan Investor Saham Pemula yang Bisa Berakibat Fatal

Kesalahan Investor Saham Pemula

Banyak kesalahan investor saham pemula yang sengaja atau tidak sengaja dilakukan sehingga pengalaman pertama mereka berinvestasi kurang mengenakan karena mengalami kerugian. Berikut saya beritahu tujuh kesalahan investor saham pemula yang umum dilakukan.

1. Mindset Investasi Jangka Pendek

Menentukan tujuan dan rencana investasi sangatlah penting. Jika Anda memutuskan untuk berinvestasi saham, artinya Anda bersedia untuk menanamkan modal dan menjalani proses investasi selama paling tidak 10 tahun. Saham sebenarnya bukan jenis investasi jangka pendek, karena itu jika Anda merasa ingin investasi dalam jangka pendek, sebaiknya jadilah seorang trader di saham atau pilih jenis investasi lain yang lebih cepat mendapat untung.

2. Tidak Melakukan Diversifikasi

Melakukan diversifikasi dalam berinvestasi adalah menempatkan modal investasi di beberapa instrumen investasi yang berbeda. Hal ini dilakukan untuk mengurangi resiko rugi dalam investasi.

Karena saham adalah jenis investasi yang memiliki risiko tinggi, sebaiknya Anda jangan meletakkan semua modal Anda pada satu saham saja untuk membagi resiko yang mungkin muncul.

3. Terlalu Fokus dengan Berita Keuangan

Satu hal yang perlu investor saham pemula tahu: tidak ada satupun media keuangan di manapun yang benar-benar akurat dan dapat dijadikan acuan untuk Anda mendapatkan keuntungan dari investasi saham.

Jika Anda terlalu fokus pada berita, Anda bisa jadi malah melupakan portofolio dan risiko yang Anda punya yang justru bisa menyebabkan kerugian. Karena itu, daripada terlalu fokus dengan berita keuangan, sebaiknya Anda lebih fokus dalam menganalisa portofolio investasi Anda untuk mengembangkan rencana investasi Anda ke depannya.

4. Tidak Paham dengan Jenis Investasi yang Diambil

Salah satu kesalahan investor saham pemula sangat fatal adalah tidak memahami secara mendalam mengenai jenis investasi yang ia ambil. Padahal, kesalahan ini bisa menjadi fatal terutama apabila sudah terlanjur menanam modal besar pada instrumen saham yang memiliki risiko tinggi.

Dalam hal investasi saham, mengetahui fundamental setiap aspek yang terlibat, seperti profil perusahaan, cara analisa fundamental dan analisa teknikal terhadap perusahaan yang sahamnya akan dibeli sangatlah penting. Dengan memahami dasar dan proses dalam berinvestasi saham, maka Anda akan lebih mudah mengambil keputusan untuk menjual/membeli saham.

5. Terlalu Takut Mengalami Kerugian

Banyak kesalahan investor pemula terjadi karena mereka terlalu takut mengalami kerugian apabila harga saham yang dibeli turun karena tidak sesuai analisis. Seperti yang sudah disebutkan di poin sebelumnya, seorang investor saham harus paham analisa fundamental dan analisa teknikal dalam investasi saham agar dapat memverifikasi apakah sebuah saham layak dikoleksi atau tidak.

Jadi, apabila saham yang dibeli harganya jatuh seorang investor sebaiknya tidak panik karena yakin perusahaan yang dibeli memiliki fundamental yang baik, karena cepat atau lambat harga saham akan mengikuti fundamental perusahaan.

6. Terlena dengan Iming-Iming Return Tinggi

Kesalahan investor saham pemula selanjutnya adalah mudah mengambil keputusan karena rumor atau iming-iming pihak lain. Terkadang, karena investor terlalu mengikuti berita keuangan dan juga mengikuti rumor yang beredar di pasaran, mereka dapat tiba-tiba mengambil keputusan untuk membeli saham tertentu.

Sekali lagi, sebaiknya mengambil keputusan dalam berinvestasi saham bukanlah karena iming-iming atau rumor, namun harus berdasarkan pada keadaan riil perusahaan dan hasil analisa fundamental dan teknikal.

7.  Membeli Saham Gorengan

Saham gorengan adalah saham yang harganya berfluktuasi dengan tajam. Hal tersebut disebabkan adanya manipulasi pergerakan harga saham yang dilakukan oleh bandar saham. Biasanya, fundamental perusahaan-perusahaan dari saham gorengan ini kurang bagus dan kapitalisasi pasar dan likuiditasnya rendah.

Selain itu, ciri khas dari saham gorengan adalah harga sahamya bisa naik sangat signifikan dan bisa turun juga sangat kencang membuat investor-investor pemula tergiur untuk membeli sahamnya. Padahal, saham gorengan ini punya risiko tinggi untuk disuspensi oleh Bursa Efek Indonesia. Bila investor saham pemula terjebak membeli saham gorengan, maka ada risikonya Anda bisa rugi atau bahkan “nyakut” sangat dalam karena fluktuasi harganya yang sangat tinggi tersebut.

Tips Untuk Belajar Dari Kesalahan Investor Saham Pemula

Kesalahan Investor Saham Pemula

Karena sekarang Anda sudah tahu kesalahan-kesalahan investor saham pemula apa saja yang sering dilakukan, kini saatnya kita belajar bagaimana agar tidak melakukan kesalahan-kesalahan tersebut saat berinvestasi saham. Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari kesalahan dalam berinvestasi saham.

1. Memahami Dasar-Dasar Pasar Modal dan Cara Berinvestasi Saham

Hal pertama dan terpenting yang harus dilakukan seorang investor pemula sebelum mulai berinvestasi saham adalah investasi ilmu terlebih dahulu. Berarti, Anda harus memastikan bahwa Anda sudah paham bagaimana cara berinvestasi saham, menyesuaikan tujuan keuangan dengan tujuan investasi, dan memahami cara analisis fundamental, analisis teknikal, sehingga Anda tau kapan harus jual dan beli saham.

Saat ini sudah banyak sekali buku dan artikel yang membahas mengenai investasi saham. Bahkan, beberapa investor senior bahkan membagikan ilmu mereka melalui media sosial ataupun kelas online dan offline. Anda dapat mencari sumber belajar yang paling nyaman bagi Anda sebelum benar-benar terjun dalam investasi saham.

2. Tentukan Waktu Investasi Saham untuk Jangka Panjang

Seperti yang telah disebutkan di atas, sebenarnya investasi saham bukanlah investasi jangka pendek. Karena itu, bila Anda ingin berinvestasi saham sebaiknya Anda menyesuaikan tujuan dan target investasi yang Anda miliki agar bisa mendapatkan keuntungan maksimal.

Pahami bahwa hasil dari investasi saham tidak mungkin langsung mendapatkan keuntungan dalam hitungan hari atau minggu. Anda harus bersabar dan tidak mudah menyerah ketika melihat tren saham yang sedang terjadi, dan tetap fokus pada tujuan jangka panjang Anda.

3. Lakukan Diversifikasi

Poin ini juga merupakan poin penting dalam berinvestasi saham. Sebarkan modal investasi Anda pada berbagai jenis investasi dan juga beberapa saham yang berbeda. Jangan masukkan seluruh modal yang Anda punya pada satu jenis investasi atau satu saham saja. Dengan begini, risiko kerugian bisa dihindari dan Anda bisa memutarkan modal Anda untuk investasi lain yang lebih menguntungkan.

4. Rajin Melakukan Riset dan Mengikuti Perkembangan Pasar

Saat Anda sudah memahami dasar-dasar investasi saham dan sudah sangat jago dalam melakukan analisa fundamental dan teknikal, bukan berarti Anda berhenti belajar dan tidak mengikuti perkembangan yang ada. Justru, Anda harus semakin rajin membaca berita dan melihat perkembangan perusahaan yang sahamnya Anda miliki.

Rajinlah juga melakukan riset terhadap setiap keputusan perusahaan atau kejadian yang berhubungan dengan perusahaan tersebut, terutama yang akan mempengaruhi nilai saham yang Anda miliki. Jika hasil analisa Anda menunjukan hasil yang bagus, Anda bisa membuat keputusan untuk menambah saham atau menjual saham tersebut di waktu yang tepat.

5. Percaya Diri dalam Mengambil Keputusan

Agar terhindar dari kesalahan dan kerugian, Anda harus percaya diri dalam mengambil keputusan terkait saham yang Anda miliki atau Anda akan beli. Jangan mudah teriming-iming rumor atau tren yang Anda tidak paham pasti kondisinya. Percayakan keputusan Anda berdasarkan analisa yang sudah Anda lakukan.

Menjadi investor saham tidaklah mudah, namun bukan berarti Anda tidak bisa melakukannya. Dengan mengetahui kesalahan-kesalahan investor saham pemula yang umum dilakukan, Anda sudah mengambil langkah awal agar tidak mengulangi hal yang sama kedepannya. Saya yakin Anda bisa mencapai target dan tujuan investasi yang sudah Anda rencanakan di awal.

Baca Juga : SIMPLE! 3 Cara Memilih Investasi Saham Pemula tanpa Analisis Fundamental

Jangan ragu untuk terus belajar dan berdiskusi mengenai investasi. Bila Anda memiliki pendapat atau pertanyaan seputar investasi saham, silakan tinggalkan komentar di bawah ini.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post comment