SIMPLE! 3 Cara Memilih Investasi Saham Pemula tanpa Analisis Fundamental

397092 PCV9GH 481 1

Ada stigma di dalam dunia saham bahwa kalau ingin memilih investasi saham pemula, anda harus mahir yang namanya fundamental analisis. Well, pernyataan ini emang sangat benar, tetapi tidak sepenuhnya harus demikian karena ada beberapa cara yang bisa digunakan di era kemudahan mengakses keterbukaan informasi seperti sekarang ini.

Anda tidak perlu harus menggunakan analisis fundamental secara mendetail karena di dalam artikel ini akan di berikan cara memilih saham pemula tanpa analisis fundamental dengan cara yang sangat sederhana tetapi ampuh luar biasa.

Saya mengerti memilih investasi saham pemula khususnya, tidaklah semudah yang dikatakan.  Oleh karena itu, artikel ini sangat cocok untuk anda yang masih newbie di dunia saham dan bingung cara memilih saham yang cocok untuk berinvestasi atau pun untuk anda yang tidak mau ribet dengan yang namanya analisis yang rumit. Jadi sepertinya tidak ada alasan bagi anda untuk tidak memulai investasi saham loh ya.

Baca juga : 5 Rahasia Super Sukses Profit dipasar Saham Khusus Pemula !

3 Cara sederhana memilih investasi saham pemula tanpa Analisis Fundamental  :

1. Pilih saham yang terdaftar di Indeks LQ45 minimal 7 Tahun

Mungkin Anda sering mendengar istilah indeks saham LQ45. Namun apa sebenarnya arti indeks LQ45?

Indeks LQ45 adalah indeks pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terdiri dari 45 saham emiten (perusahaan) yang memiliki kapitalisasi pasar terbesar dan juga memiliki nilai likuiditas (aksi beli dan jual) tertinggi di pasar dalam kurun waktu 12 bulan terakhir. Daftar saham yang ada di indeks saham LQ45 selalu di perbaharui setiap 6 bulan sekali sehingga ada emiten yang konsisten bertengger di dalam indeks tersebut dan ada juga emiten yang harus rela terdepak.

Jadi, pililah saham yang paling tidak bertahan di dalam indeks LQ45 selama 7 tahun. Karena hal ini menandakan perusahaan tersebut mampu dan kuat bertahan terhadap naik turunnya ekonomi dan teruji dengan baik.

Berikut adalah beberapa syarat yang diatur oleh BEI kepada emiten agar bisa lolos ke indeks LQ45 :

# Memiliki kapitalisasi pasar besar
# Memiliki nilai transaksi yang tinggi
# Memiliki fundamental perusahaan yang bagus
# Tercatat di BEI minimal 3 bulan
# Struktur dan kondisi keuangan yang kokoh
# Prospek pertumbuhan yang tinggi

Sehingga indeks LQ45 dapat diartikan sebagai 45 saham perusahaan yang memiliki  kinerja keuangan terbaik di IHSG. Perlu anda ketahui juga bahwa indeks saham LQ45 sering menjadi acuan dan tolak ukur yang dipakai oleh para investor dengan dana besar untuk menentukan saham apa yang baik dan layak untuk dibeli.

Di dalam laporan daftar emiten LQ45 ini anda dapat melihat profil emiten, pembagian deviden, susunan direksi, aktivitas trading dan laporan keuangan secara ringkas. Anda bisa mendownload daftar saham emiten yang masuk ke dalam LQ45 melalui website “www.idx.co.id” pada menu “Data Pasar” dan pilih “Ringkasan Performa Perusahaan LQ45” atau klik link.

2. Pendapatan dan Laba bersih konsisten bertumbuh

Selanjutnya dari ke-45 saham emiten di indeks LQ45 anda perlu mensortir mana saham yang terbaik yang nantinya akan anda investasikan caranya dengan melihat pendapatan dan laba bersih (net income). Pilih lah emiten yang pendapatan dan laba bersihnya tumbuh secara konsisten setiap tahun.

Gunakan daftar LQ45 yang sudah anda download untuk melihat laporan keuangan emiten secara ringkas, anda hanya perlu fokus pada bagian diagram pendapatan dan laba bersih seperti contoh gambar di bawah ini :

Memilih  Investasi Saham Pemula

Kita mengambil contoh yang pertama pada saham PT Adaro Energy, Tbk (ADRO). Anda hanya perlu fokus pada diagram pendapatan dan laba bersih, seperti tercemin diatas. Kita bisa lihat pendapatan ADRO pada tahun 2016 turun ke 33,916 triliun dari tahun sebelumnya dan laba bersih untuk tahun 2018 turun ke 6,944 dari tahun sebelumnya.

Jangan pilih saham-saham yang tidak konsisten seperti ini untuk investasi jangka panjang. Kuncinya pilih saham yang pendapatan dan laba bersihnya tumbuh secara konsisten setiap tahun.

Untuk contoh selanjutnya kita ambil PT XL Axiata,Tbk ( EXCL) di bawah ini :

Memilih  Investasi Saham Pemula

Untuk saham EXCL laba bersih di tahun 2015 dan 2018 menunjukan angka minus atau rugi, untuk saham seperti ini sudah pasti anda harus hindari karena bukan pilihan yang tepat untuk investasi jangka panjang.

Selanjutnya saya akan pilihkan saham emiten yang pendapatan dan laba bersihnya bertumbuh setiap tahun yaitu saham PT Bank Central Asia, Tbk (BBCA) di bawah ini :

Memilih  Investasi Saham Pemula

Perusahaan yang solid dan cocok untuk investasi jangka panjang adalah yang pendapatan dan laba bersihnya tumbuh setiap tahun seperti tercermin pada diagram di atas dari tahun 2015 sampai 2018 naik secara konsisten. Untuk diagram saham BBCA tahun 2019 di atas, hanya sampai kuartal ke dua  yaitu bulan Juni, jadi perlu di setahunkan (dibagi 2 dikali 4) terlebih dahulu.

Anda juga bisa melihat grafik pendapatan dan laba bersih perusahaan yang lebih mendetail melalui www.rti.co.id atau klik link

Memilih  Investasi Saham Pemula
Contoh saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI)

Dengan cara sederhana ini anda bisa memilih investasi saham pemula yang cocok untuk jangka panjang tanpa analisis fundamental, hanya dengan melihat pendapatan dan laba bersih yang tumbuh konsisten setiap tahun. Bagaimana ? Gampang bukan!

3. Pilih saham perusahaan di sektor yang berbeda.

Memilih  Investasi Saham Pemula

Jika sudah menemukan saham apa saja yang cocok untuk investasikan jangka panjang, selanjutnya pilihlah saham-saham di sektor yang berbeda. Perlu anda ketahui ratusan saham di BEI di kelompokkan menjadi 9 sektor berdasarkan jenis industrinya.

Pembagian sektor saham ini biasa disebut dengan diversifikasi, sehingga penting untuk diketahui oleh investor karena dapat digunakan sebagai acuan dalam mengelola portofolio dan mengurangi risiko investasi saham pemula dalam jangka panjang.
So, belilah saham di sektor yang berbeda untuk portofolio saham anda.

Berikut ini adalah daftar saham LQ45 yang di bagi ke dalam sektor yang berbeda untuk  periode Agustus 2020 – Januari 2021 :

NoKodeNama Emiten Sektor
1ADROAdaro Energy Tbk.
Sektor Mining (Pertambangan)
2AKRA AKR Corporindo Tbk.Sektor Trade (Perdagangan, Jasa, dan Investasi)
3ANTMAneka Tambang Tbk.
Sektor Mining (Pertambangan)
4ASIIAstra International Tbk.
Sektor Miscellaneous (Aneka Industri)
5BBCABank Central Asia Tbk.
Sektor Finance (Keuangan)
6BBNIBank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Sektor Finance (Keuangan)
7BBRIBank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Sektor Finance (Keuangan)
8BBTNBank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Sektor Finance (Keuangan)
9BMRIBank Mandiri (Persero) Tbk.
Sektor Finance (Keuangan)
10MIKAMitra Keluarga Karyasehat Tbk.Sektor Trade (Perdagangan, Jasa, dan Investasi)
11BSDEBumi Serpong Damai Tbk.
Sektor Property
12BTPSBank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk.
Sektor Finance (Keuangan)
13CPINCharoen Pokphand Indonesia Tbk
Sektor Basic Industry (Industri Dasar dan Kimia)
14CTRACiputra Development Tbk.
Sektor Property
15ERAAErajaya Swasembada Tbk.
Sektor Trade (Perdagangan, Jasa, dan Investasi)
16EXCLXL Axiata Tbk.
Sektor Infrastucture (Infrastruktur, Utilitas, dan Transportasi)
17GGRMGudang Garam Tbk.
Sektor Consumer Goods (Industri Barang Konsumsi)
18HMSPH.M. Sampoerna Tbk.
Sektor Consumer Goods (Industri Barang Konsumsi)
19ICBPIndofood CBP Sukses Makmur Tbk.
Sektor Consumer Goods (Industri Barang Konsumsi)
20INCOVale Indonesia Tbk.
Sektor Mining (Pertambangan)
21INDFIndofood Sukses Makmur Tbk.
Sektor Consumer Goods (Industri Barang Konsumsi)
22ACESAce Hardware Indonesia Tbk.
Sektor Trade (Perdagangan, Jasa, dan Investasi)
23INKPIndah Kiat Pulp & Paper Tbk.
Sektor Basic Industry (Industri Dasar dan Kimia)
24INTPIndocement Tunggal Prakarsa Tbk.
Sektor Basic Industry (Industri Dasar dan Kimia)
25ITMGIndo Tambangraya Megah Tbk.
Sektor Mining (Pertambangan)
26JPFAJapfa Comfeed Indonesia Tbk.
Sektor Basic Industry (Industri Dasar dan Kimia)
27JSMRJasa Marga (Persero) Tbk.
Sektor Infrastucture (Infrastruktur, Utilitas, dan Transportasi)
28KLBFKalbe Farma Tbk.
Sektor Consumer Goods (Industri Barang Konsumsi)
29MDKAMerdeka Copper Gold Tbk. Sektor Mining (Pertambangan)
30SMRASummarecon Agung Tbk.Sektor Property
31MNCNMedia Nusantara Citra Tbk.
Sektor Trade (Perdagangan, Jasa, dan Investasi)
32PGASPerusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.
Sektor Infrastucture (Infrastruktur, Utilitas, dan Transportasi)
33PTBABukit Asam (Persero) Tbk.
Sektor Mining (Pertambangan)
34PTPPPP (Persero) Tbk.
Sektor Property
35PWONPakuwon Jati Tbk.
Sektor Property
36SCMASurya Citra Media Tbk.
Sektor Trade (Perdagangan, Jasa, dan Investasi)
37SMGRSemen Indonesia (Persero) Tbk.
Sektor Basic Industry (Industri Dasar dan Kimia)
38SRILSri Rejeki Isman Tbk.
Sektor Miscellaneous (Aneka Industri)
39TBIGTower Bersama Infrastructure Tbk.
Sektor Infrastucture (Infrastruktur, Utilitas, dan Transportasi)
40TKIMPabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk.
Sektor Basic Industry (Industri Dasar dan Kimia)
41TLKMTelekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.
Sektor Infrastucture (Infrastruktur, Utilitas, dan Transportasi)
42TOWRSarana Menara Nusantara Tbk.
Sektor Infrastucture (Infrastruktur, Utilitas, dan Transportasi)
43UNTRUnited Tractors Tbk.
Sektor Trade (Perdagangan, Jasa, dan Investasi)
44UNVRUnilever Indonesia Tbk.
Sektor Consumer Goods (Industri Barang Konsumsi)
45WIKAWijaya Karya (Persero) Tbk.
Sektor Property

Sebagai kesimpulan, sebenarnya memilih investasi saham untuk pemula yang bagus untuk jangka panjang itu tidak terlalu sulit.  Anda bisa mulai dari saham LQ45, kemudian hanya perlu melihat kepada laporan pendapatan dan dan laba bersih, pilih saham yang grafiknya tumbuh konsisten setiap tahun. Dan yang terakhir diverfisifikasi portofolio saham anda.

Catatan :  langkah sederhana memilih investasi saham pemula tanpa analisis  fundamental ini adalah untuk investasi jangka panjang. Ketika berbicara nvestasi jangka panjang pastinya durasinya lebih dari 5 tahun.

Baca juga : 4+ Cara Sederhana Analisis Fundamental Perusahaan

Share

1 Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post comment